Merk Cap Kaki Tiga di Tarik dari Pasaran

Portal Sindo, Direktorat Jenderal ((Ditjen) Kekayaan Intelektual (KI) mencoret merk Cap Kaki Tiga pascakeluarnya putusan Mahkamah Agung (MA). Dalam putusan itu dijelaskan, kalau merk Cap Kaki Tiga punya Wen Ken Drug, warga Negara (WN) Inggris Russel Vince. 

Dengan ketentuan itu tiap-tiap product yang memakai merk serta logo Cap Kaki Tiga tak akan bisa mengedar di pasaran. Oktavian Adhar sebagai kuasa hukum Russell Vince menjelaskan, putusan itu juga memerintahkan Dirjen HAKI melarang dan menampik pihak manapun yang bakal mendaftarkan simbol serta/atau logo yang mempunyai kemiripan dengan simbol serta/atau logo Negara Isle of Man. 
Ilustrasi

“BPOM juga wajib untuk melarang peredaran product serta paket Cap Kaki Tiga punya Wen Ken Drug atau pihak mana juga yang mempunyai kesamaan pada pokoknya dengan simbol serta/atau logo punya negara Isle of Man serta selekasnya menarik semua product serta paket Cap Kaki Tiga punya Wen Ken Drug yang masih mengedar di pasaran, ” tuturnya ditulis Indopos (Jawa Pos Grup). 

“Sejak tanggal 2 September 2016 telah dicoret merk itu, ” ulas Direktur Merk serta Indikasi Geografis Dirjen KI Kemenkumham, Fathlurachman di Jakarta, pada wartawan, minggu lalu. 

Dia menyatakan, keputusan mencoret merk Cap Kaki Tiga tersebut, tak lain untuk mematuhi perintah pengadilan atau MA. Artinya, tambah dia, siapa saja tak memiliki hak lagi memakai merk itu. “Tidak memiliki hak pakai merk itu lagi, ” tegasnya. BPOM mengakui belum menindaklanjuti perintah MA untuk menarik peredaran product tersebut . 

“Kami telah memperoleh informasi itu dari media, tetapi kami belum terima surat resmi dari MA itu atau surat permintaan dari pemilik yang sah. Hingga sementara ini kami belum tindak lanjuti, ” kata Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Kosmetika dan Komplemen BPON Ondri Dwi Sampurno. 

Sesuai putusan MA RI Nomor 85PK/Pdt. Sus-HKI/2015 tanggal 23 September 2015 jo Putusan No. 582K/PDT. SUS-HAKI/2013 tanggal 19 Januari 2014 jo. Putusan Pengadilan Niaga No. 66/Merk/2012/PN. Jkt. Pst yang diperoleh Antara, Sabtu, mengatakan pada pokoknya membatalkan semua sertifikat merk Cap Kaki Tiga punya Wen Ken Drug. 

Bahkan juga dalam putusan itu memerintahkan Dirjen HAKI selaku turut tergugat untuk tunduk serta patuh pada putusan Pengadilan Niaga dengan mencoret pendaftaran merk dari daftar umum merk Direktorat Hak Kekayaan Intelektual dengan akibat hukumnya dengan mencantumkan argumen serta tanggal pembatalan. Dan mengumumkannya dalam berita resmi merk sesuai dengan Undang-Undang merk yang berlaku atas sertifikat-sertifikat merk Cap Kaki Tiga yang sudah didaftarkan atas nama Wen Ken Drug, sebut putusan itu. 

Dia memberikan, kliennya Russell Vince yang berkebangsaan Inggris, memperkarakan Wen Ken Drug berkaitan pemakaian merk dagang Cap Kaki Tiga, yang mirip simbol negara Isle of Man di Indonesia. Argumentasi Russel tersebut, lanjutnya, diperkuat Pasal 3 ayat (1) dan 4, Trade-Related Aspects of Intellectual Properti Rights (TRIPS). 

“Pengajuan gugatan di Indonesia, bukan ditempat asal Wen Ken Drug di Singapura, karena klien kami melihat merk Cap Kaki Tiga cuma mengedar di Indonesia, ” tambah Oktavian. “Karena itu, putusan MA ini diharapkan untuk dipatuhi serta dilaksanakan, ” urainya. 

Sedang waktu di konfirmasi berkaitan hal semacam itu di DKI Jakarta, Senin (12/9) tempo hari, Dewi Prawitrasari, Ka BPOM DKI Jakarta belum bisa memberi jawabannya. (sebarkanlah/ibl/iil/JPG/jawapos. com)