Mendagri: Wayang Kulit, Ciri Khas Budaya Bangsa yang Harus Dipertahankan

Portal Sindo - Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Pemerintahan Desa (Binpemdes) Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) mengadakan Pagelaran Wayang dengan Lakon “Konflik Wilayah Perbatasan Tunggorono” di Kantor Ditjen Binpemdes, Jakarta, Sabtu (27/8) malam. 

Mendagri: Wayang Kulit, Ciri Khas Budaya Bangsa yang Harus Dipertahankan


“Acara wayang ini untuk menghibur masyarakat sekitaran. Wayang ini beberapa ciri khas budaya kita yang perlu dipertahankan, ” kata Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo. 

Dia mengungkap, kurang lebih 2. 000 dalang wayang kulit serta wayang golek makin mengeluh. Pasalnya, budaya pagelaran wayang di daerah mulai alami penurunan. “Padahal bila diliat dari sisi tarif, kota-kota kecil tak mahal. Dahulu orang khitanan di desa tentu ada wayangan, ” katanya. 

Oleh karenanya, kata dia, Kemdagri dengan cara teratur mengadakan pagelaran wayang. “Kalau bisa satu tahun di tiga hingga empat tempat tiap tiap komponen lumayan, ” katanya. 

Sesaat Direktur Jenderal (Dirjen) Binpemdes Nata Irawan dalam sambutannya menyampaikan, pagelaran wayang di kantornya diadakan dalam rencana memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-71. “Pagelaran ini momentum untuk memperkuat kepribadian serta kebudayaan bangsa yang selalu bergerak dan diinginkan berikan motivasi pada kita dalam lakukan revolusi mental, ” kata Nata. 

Lakon pagelaran wayang ini kata dia, begitu relevan dengan agenda pemerintah untuk merubah karakter bangsa. 'Konflik Lokasi Perbatasan Tunggorono' melukiskan kehidupan masyarakat bakal selalu mencerminkan dua segi watak serta kepribadian manusia yang baik serta jelek. " Negara mesti bisa netralisir hal itu. Negara harus di bangun demorkatis, ” kata dia. 

Dia mengharapkan pagelaran ini jadi fasilitas menggugah kembali nilai budaya bangsa supaya diwariskan pada generasi yang akan datang. “Kami ingin ingatkan kita semuanya untuk menjadikan seni budaya masyarakat sebagai perekat keamanan, ketertiban serta ketentraman hingga kita tidak mudah terprovokasi dari gosip tidak bertanggungjawab, ” katanya. 

Turut hadir dalam pagelaran, petinggi eselon I Kemdagri salah satunya Sekretaris Jenderal Kemdagri Yuswandi A Temenggung, Dirjen Otonomi Daerah Sumarsono, Dirjen Politik serta Pemerintahan Umum Soedarmo dan Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil Zudan Arif Fakrullah. (beritasatu)